Minggu, 11 Januari 2009

Pensiun = Pengusaha, Pengusaha Sukses = Pensiun Sukses

Dalam beberapa kesempatan diskusi dengan para calon pensiunan dan pensiunan, hal yang paling ditakutkan mereka adalah pertama apa yang mau dikerjakan setelah pensiun. Kedua, apakah pesangon atau uang pensiunnya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Masa pensiun merupakan masa purna bakti alias tidak bekerja lagi sehubungan dengan kontrak yang telh selesai. Kontrak dimaksud bisa berarti kontrak kerja terkait peraturan usia kerja, kontrak kerja, bisa juga terkait dengan kebijakan perusahaan dalam rangka efisiensi dengan jalan rasionalisasi atau pensiun dini.

Kecemasan dan kekhawatiran menghadapi situasi pensiun seperti ini merupakan hal umum. Namun sebenarnya jika setiap orang telah siap, situasi ini tidak perlu dicemaskan. Untuk mengatasi kecemasan itu disini beberapa tips yang dapat dilakuka yaitu ;

1. Selama masih aktif bekerja pada orang lain, siapkan usaha sampingan dimulai dengan modal yang terjangkau.

2. Pilih usaha yang produknya diperlukan orang banyak, sehingga tidak khawatir terhadap persaingan.

3. Lakukan secara bertahap

4. Jangan segan untuk belajar dari yang telah sukses.

5. Bangun jaringan kemitraan dengan calon pelanggan juga pemasok utama.

6. Dengarkan apa kata pelanggan dan coba perbaiki.

7. Jika anda berhasil, maka anda bukan menjadi pensiunan melainkan pengusaha sukses.

Tips ini dapat dilakukan oleh siapa saja. Karena kita dapat mempensiunkan diri kita dari kondisi ketergantungan pada orang lain dan menjadi tempat bergantung orang lain.

Usaha-usaha yang diperlukan secara masal antara lain adalah, makanan termasuk pengadaan bahan baku (pertenian, perikanan, peternakan serta terkait limbahnya), bidang komunikasi (pulsa, wartel, warnet dsb.) serta bidang energi (listrik turbin air/angin/sinar matahari dan biogas - biofuel nabati dan hasil pengolahan limbah).

Nah itu tipsnya, seperti apa contohnya nanti kita carikan mudah-mudahan ada teman lain yang nyumbang ide dan hasil eksperimen yang mak nyuss !

Tidak ada komentar: